Shailene Woodley: Feminisme Itu Label yang Mendiskriminasi

Shailene Woodley: Feminisme Itu Label yang Mendiskriminasi Selebriti dan Feminisme

Shailene Woodley (foto: thedailybeast.com)

BertuturCom – Shailene Woodley menjadi bintang yang sedang memasuki era keemasan dalam karier aktingnya. Dua filmnya, Divergent dan The Fault in Our Stars sukses berada dalam jajaran box office tahun ini. Beberapa penghargaan atas penampilannya di dua film itu juga menghampiri tangannya. Tapi tak hanya itu, Woodley (22 tahun) juga mencuri perhatian karena pernyataannya terkait feminisme.

Pada sebuah sesi wawancara dengan TIME medio tahun ini, Woodley menjelaskan alasannya tidak ingin dilabeli sebagai seorang feminis. Ketika ditanya apakah dia seorang feminis, Woodley menjawab bukan. “Karena saya menyukai laki-laki,” tuturnya.

Dia juga menyatakan ide mendidik perempuan untuk mendapatkan kekuasaan dan mengambil kekuasaan dari laki-laki tidak akan berhasil, sebab setiap orang membutuhkan keseimbangan.

Woodley mengungkapkan ada hal yang lebih penting dibandingkan feminisme, yaitu persaudaraan antarperempuan. Karena selama ini dia melihat para perempuan tidak saling menghormati. Ada perasaan saling cemburu, membanding-bandingkan, dan iri hati. Menurut Woodley, hal itu sangat bodoh sekaligus membuatnya patah hati.

Namun, pernyataan Woodley justru memunculkan kritikan. Di antaranya, Woodley dianggap tidak memahami konsep feminisme. Namun yang membuat Woodley kecewa dan sedih, wartawan dinilainya sembarangan menyimpulkan pernyataannya. Dia mencontohkan, ada jurnalis yang menyebutnya berusaha menggunakan laki-laki untuk menunjukkan kekuasaan.

Kepada Daily Beast, Woodley pun menyatakan dia enggan menyematkan label feminis atau antifeminis di dirinya. Sebab, label hanya berguna agar orang lain memahami dirinya, dan mendekati diskriminasi. Woodley pun mengibaratkan label feminis dengan label pada bumbu dapur untuk membantu orang mengetahui nama bumbu dapur tersebut

“Jika Anda perlu mengatakan saya seorang feminis maka sebaiknya Anda memahami dari mana saya berasal dan apa cita-cita saya. Label adalah bagi masyarakat untuk memahami satu sama lain, bukan agar kita memahami diri kita sendiri.”

Oh, tentu saja Woodley tidak bisa memuaskan setiap orang dengan jawaban itu. Kritikan pun masih menghampirinya. Tentu Woodley tidak harus menjawabnya dengan kata-kata. Sebagai selebriti, toh dia tidak akan kehabisan cara untuk menunjukkan kelebihannya sebagai perempuan. (ann)

The following two tabs change content below.
napuspita@gmail.com'

Annelies

Serupa burung hantu yang kerap tidak tidur di malam hari, pecinta kopi, dan hal-hal absurd. Percaya bahwa setan dan malaikat bekerja untuk perusahaan yang sama.

Comments

comments